Lost In Bandung

Jumat 13 Mei 2011, Friday the 13th, diwarnai dengan 2 kali kesasar selama perjalanan. Rutenya sih simpel, Cisitu-Riau-Cisitu-Riau-Cisitu (jalan Riau ya maksudnya, bukan Provinsi). Nah, silakan ketawa karena secara bodohnya saya bisa tersesat dengan bodohnya di rute itu (yes, saya nulis bodohnya dua kali. Hahaha), dua kali, pula.

Ceritanya berawal di hari Jumat pagi yang cerah dan bahagia kaena nggak ada UAS. Saya sebelumnya memang sudah berencana untuk pergi ke kantor G*a*ari T*lko**el. Kantornya terletak di gedung Pos Indonesia yang warna oranye itu, di persimpangan jalan Riau dan jalan Banda. Tadinya nyaris nggak jadi karena saya pengen ke kampus buat dowload filmnya si Justin Bieber. :”> Tapi setelah dipikir-pikir, urgensi aktivasi layanan 3G buat si gadget baru ini lebih tinggi daripada menonton si bocah Bieber. Jadilah saya mandi dan berangkat dengan suka cita pas jam sepuluh pagi.

Belum pernah ke sana naik angkot sebelumnya, saya ke simpang Dago lalu nanya ke supir angkot Dago-Riung, karena setau saya kalo dari Riung ke Dago lewat gedung itu…
Saya: “Pak, lewat gedung pos jalan Banda nggak?”
Pak supir: “Gedung Sate?” dengan muka agak bete
Saya: bingung
Salah seorang penumpang: “Lewat kok neng, bareng aja, saya juga mau ke sana.”
…Dan naiklah saya dengan riang ke angkot itu.

Setelah sekian lama dan akhirnya turun, diajak penumpang yang tadi, jalan sampai ke gedung pos. Tapi saya yakin itu bukan gedung pos yang saya maksud. Wong warnanya putih bukan oranye. Gedung pos yang ini letaknya di sebelah gedung sate. Sambil bingung nanya ke si penumpang tadi, dan beliau nunjukin nggak jelas juga, terus dia masuk kantor pos. -_____-

Dan nanyalah saya ke satpam, “Pak, di mana ya?”
Satpam: Waduh nggak tau, coba nanya satpam Telkom.
Saya: Jalan ke arah satpam telkom di deket pintu masuk yang tadi udah dilewatin. “Punten pak, di mana ya”
Satpam cs: “Oh, itu mah di sana neng, yang di jalan Banda, ”
Saya: “Oh, makasih pak”.
Jalan sesuai petunjuk satpam Telkom cs, mikir, wah agak jauh juga. Melewati tikungan pertama, ebuset, tadi keliatan gedungnya, kenapa sekarang ilang? Dan akhirnya, setelah dua penyeberangan dan cucuran keringat, nyampe juga ke gedung yang dimaksud. πŸ˜€

Jadi sebenernya saya udah lama banget kepengen ke gedung itu dari sejak pertama kali liat dan baru sekarang ada tujuannya. Karena udah jam sebelas, saya langsung ke Telkomsel takut ngantri. Dan bener aja. Dapet giliran keduapuluhtiga dari yang sedang dilayani. Takut ketinggalan dipanggil dan emang mager karena capek dan ada kursi empuk, jadi ya nggak jalan-jalan, diem di situ sendirian kaya orang bego. Paling enggak dapet Fruit*** gratis. πŸ˜€ *sekarang saya baru menyesal, kenapa waktu itu nggak mainan si gadget baru aja sambil nungguin? -_____-

Singkat cerita, saya dilayanin, lama, dan selesai jam satu lewat. Takut nggak keburu shalatnya, jadi langsung pulang, nggak sempat keliling liat-liat isinya si gedung impian itu. 😦 Paling nggak gadget baru saya udah bisa layanan 3Gnya. Hahaha. πŸ˜€

Cerita selanjutnya kayanya lebih oke kalo ditulis di post terpisah *capek, hahaha
So, here it is for now, catch ya later. πŸ˜€

Next: Kesasar waktu mau ke hotel Grand Serela dari Cisitu. Dengan taraf kebodohan yang jauh lebih tinggi dari ini. :))

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s