Bali Trip, Day #1

Haloo. Sesuai janji sebelumnya, saya akan menulis mengenai perjalanan liburan ke Bali. ๐Ÿ˜€ supaya nggak terlalu panjang, postnya saya bikin per hari saya di sana. Jadi akan ada 3 post. ๐Ÿ˜€ Here we go.

Hari pertama adalah hari keberangkatan ke Bali. Saya bersama Bapak, Ibu, dan Adek berangkat jam setengah tujuh pagi dari rumah. Setengah jam kemudian kami sudah di atas kapal menuju Pelabuhan Gilimanuk. Penyebrangannya cukup lama, dan agak sialnya, kapal yang kami tumpangi ini ukurannya kecil jadi hanya bisa duduk di dalam ruangan kapal. Kalau kapalnya agak besar, kami bisa keluar ruangan ke dek untuk melihat laut dan merasakan angin laut di Selat Bali. Saya membunuh waktu dengan mengobrol dengan Bapak dan Ibu dan mendengarkan mp3. Sementara Adek bertemu temannya di kapal dan mereka mengobrol sambil melihat laut lewat jendela kapal (kedengarannya kok romantis amat :p).

Sesampainya di Bali, kami mengarah ke terminal lama Gilimanuk untuk sarapan. Kami makan ayam betutu di warung Men Tempeh. Menurut tetangga saya yang asli dari Bali, warung ini adalah warung yang pertama kali mempunyai resep ayam betutu dan yang paling enak se-Bali. ๐Ÿ˜€ Warung ini laku keras memang, bahkan di jam-jam makan siang, jam 12-2, itu sudah agak sulit mendapatkan ayam betutu dari warung ini. Paling mungkin memang makan di sini waktu jam sarapan. Oh iya, ayam betutu ini adalah masakan ayam yang diungkep dengan bumbu-bumbu yang rasanya tajam seperti bawang putih, bawang merah, cabe, dan minyak kelapa. Ayam betutu ini biasanya disajikan dengan dua macam sambal, sambal bawang dan sambal terasi. Rasanya super pedas tapi enak banget hehehe. ๐Ÿ˜›

Tempat Sarapan ๐Ÿ˜€

Perjalanan dilanjutkan ke Denpasar lalu ke Batu Bulan. Kami menginap di rumah tetangga yang orang Bali di Batu Bulan. Sempat kesasar sedikit karena harusnya belok kiri tapi malah lurus, jadi agak muter-muter tapi untungnya berhasil sampai dengan selamat. ๐Ÿ˜€

Sorenya kami pergi ke Kuta bareng tetangga-yang-rumahnya-kami-tumpangi, niatnya mau sekalian menonton matahari terbenam di pantai. Waktu sampai di sana hampir saja nggak dapat tempat parkir, untungnya akhirnya ada meskipun agak jauh. Untungnya lagi pantai Kuta ini panjang jadi masih bisa langsung ke pantai dari parkiran. Di pantai, kami sempat foto-foto sebentar, lalu memasang temporary tattooย yang jasanya banyak dijual di pantai. Tatonya dibuat dengan cara menggambari tangan dengan pacar. Biasanya tato ini tahan sampai seminggu. Bisa dua minggu kalau jarang mandi. ๐Ÿ˜› Setelah itu saya dan adek jalan-jalan sebentar di pertokoan sekitar pantai. Sehabis jalan-jalan, sayangnya, turun hujan cukup deras jadi saya dan adek kehujanan. Jadi rencana nonton matahari terbenam batal dan akhirnya langsung pulang. ๐Ÿ˜ฆ

Foto-foto di Kuta. ๐Ÿ˜€

Malamnya kami nggak pergi ke mana-mana. Selain karena capek seharian, tempat kami menginap memang jauh dari pusat kota.

Sekian untuk hari pertama, tunggu postย selanjutnya besok dan lusa ya. ๐Ÿ˜€

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s